Mulai 17 Oktober 2020, Jalur Pendakian Gunung Slamet via Guci Resmi Dibuka - JELAJAH LAGI - Let's Start Exploring

Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Yes

Home Layout Display

Posts Title Display

Yes

READ ON YOUR LANGUAGE

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

arunika gunung slamet foto instagram syukronn_
Setelah pembukaan jalur pendakian via Gunung Malang, Purbalingga menyusul normalnya status Gunung Slamet. Kini salah satu jalur pendakian dari Tegal via Guci resmi dibuka kembali pada 17 Oktober 2020. 

Seperti halnya pada jalur via Gunung Malang, Purbalingga. Pembukaan jalur pendakian via Guci ini tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan juga batas aman pendakian hanya sampai radius 1 km dari puncak gunung dengan ditandai plang batas aman pendakian. 

Surat keterangan pembukaan jalur pendakian gunung slamet via guci
Sumber Basecamp Gupala Edelweis
Bagi yang sudah kangen dengan basecamp pendakian KOMPAK dan juga Gupala Edelweis serta jalur pendakian Gunung Slamet via Guci yang masih alami. Kamu harus mematuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh pengelola yaitu:

  1. Wajib membawa surat keterangan sehat resmi dari daerah asal pendaki
  2. Wajib membawa masker minimal 2 buah untuk masing-masing pedaki
  3. Wajib membawa Handsanitizer pribadi setiap pendaki
  4. Tidak sakit dan suhu panas tidak lebih dari 38'C
  5. Wajib cuci tangan sebelum masuk ke basecamp di tempat yang sudah disediakan
  6. Pendakian hanya diperbolehkan sampai batas aman yakni radius 1 km dari puncak
  7. Persyaratan SOP Pendakian lainnya tetap diterapkan
Dengan pembukaan jalur pendakian via Guci ini kini total dua jalur pendakian Gunung Slamet telah dibuka. Dan ada kemungkinan beberapa jalur pendakian lainnya pun akan segera buka menyusul status Gunung Slamet yang sudah normal kembali.

Jalur pendakian via Guci sendiri memiliki 2 basecamp pendakian yakni via basecamp KOMPAK dan juga bascamp Gupala Edelweis. Kedua basecamp pendakian ini sama-sama berada di Desa Guci, Kecamatan Coblong, Kabupaten Tegal.

Jalur pendakian via Guci ini sendiri memiliki 5 Pos pendakian yakni Pos Pinus, Pos Pondok Cemara, Pos Pondok Pasang, Pos Kemakus dan Pos Plawangan. Kelima pos tersebut dapat ditempuh sekitar 6-8 jam perjalanan sampai batas aman yakni pos 5 Plawangan. Namun jika hingga puncak Gunung Slamet dengan ketinggian 3428mdpl maka membutuhkan waktu sekitar 2,5 - 3 jam dari Pos Pelawangan karena medan track nya yang ekstrim.

Jalur Guci sendiri memang terkenal memiliki track pendakian yang masih alami dan memiliki beberapa track pendakian yang menantang. Di jalur ini juga terdapat sumber air tepatnya di pos 4 Kematus yang juga bisa dijadikan sebagai camp area. Pos 5 Plawangan pun menjadi camp area favorit bagi pada pendaki di jalur ini karena lebih dekat dengan puncak gunung sehingga saat summit attack lebih cepat.

Semoga dengan bukanya jalur pendakian Gunung Slamet via Guci ini bisa mengobati rasa rindu kamu dengan Gunung Slamet yang merupakan Atap Jawa Tengah ini. Dan ingat selalu jaga diri dan patuhi peraturan yang berlaku serta jangan menerobos batas aman demi keamanan kita bersama. Karena pihak pengelola tak akan bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan diluar batas aman yang sudah ditentukan.

Salam Lestari!
Selamat melepas rindu dengan Gunung Slamet dan dia, ups.


Leave A Reply

Jelajah Lagi

[name=Jelajah Lagi]' [img=https://2.bp.blogspot.com/-yy7enBa5kPk/YB9HjBmoPxI/AAAAAAAAAzQ/_igUl5NXKxs5FrIDlvdtAe_6fvo072mGACK4BGAYYCw/s997/logo%2BJelajah%2Blagi%2Bprofil.png] [description=Kami mengulas berbagai hal menarik tentang petualangan, pendakian gunung dan traveling serta perlengkapan outdoor untuk menunjang aktifitas alam bebas](facebook=https://www.facebook.com/jelajahlagiid)(instagram=https://www.youtube.com/channel/UC7AkelMiZQqAi-0XlO_r4HA)