Mau Naik Gunung? 7 Peralatan Pribadi Ini Wajib Dibawa

Perlengkapan pribadi wajib pendaki gunung - foto instagram wildoutdoor_id


JelajahLagi.id - Saat mendaki gunung tentunya kita harus membawa peralatan dan perlengkapan yang menunjang untuk keselamatan dan kenyamanan kita selama di gunung. Mulai dari perlengkapan tidur, makan sampai perlengkapan narsis untuk foto-foto di puncak gunung jangan sampai ketinggalan ya.

{getToc} $title={Table of Contents}

Karena pada dasarnya dan sesungguhnya para pendaki gunung itu hanya mencari tempat lain untuk tidur dan makan serta buang air. Dan tentu ketika di gunung para pendaki harus memiliki perlengkapan pendukung untuk mengakomodir perpindahan tidur, makan dan buang air tersebut.


Dan berikut ini beberapa perlengkapan pribadi yang wajib dan harus dibawa ketika mendaki gunung baik sendirian, sama teman atau pun ketika kamu ngajak si dia muncak bareng.


1. Pakaian dan Jaket

Untuk pakaian sendiri diusahakan membawa minimal 3 stel pakaian (baju, celana dan dalaman) karena hal ini untuk keamanan dan kenyamanan selama pendakian. Dengan membagi pakaian kedalam 3 bagian pakai atau fungsinya yakni.


Jaket dan pakaian gunung - foto instagram eigeradventure
Jaket dan pakaian gunung - foto instagram eigeradventure


Satu stel dipakai ketika mulai mendaki hingga sampai di tempat camp. Biasanya disarankan untuk baju ini memiliki bahan yang quick dry atau cepat kering dan juga bahan yang kuat serta ringan.


Lalu setelah berada di tempat camp maka segeralah ganti baju untuk digunakan juga sebagai baju tidur. Disini diusahakan menggunakan bahan yang hangat di badan baik itu bahan katun maupun rajut. Dan yang pasti harus kering ya bajunya biar gak kedinginan saat tidur. Karena sangat berbahaya jika kedinginan saat tidur itu bisa mengundang hipotermia.


Terakhir satu stel lagi digunakan untuk summit attack atau foto-foto di puncak nih sekalian untuk turun gunung. Biasanya baju-baju endorsan nih yang ada dalam kelompok baju stel ketiga ini.


Rekomendasi tiga stel pakaian ini sendiri memang untuk pendakian dengan jangka waktu 2 hari 1 malam ya. Jika lebih bisa menambahkan lagi satu stel pakaian atau lebih menyesuaikan dengan berapa lama pendakian gunung tersebut.


Satu hal lagi jika kamu mendaki saat musim hujan alangkah baiknya membawa satu stel pakaian tambahan dan dititip di basecamp pendakian. Hal ini untuk mengantisipasi kamu pulang dengan pakaian basah karena kehujanan. Kan bahaya jika kalian pulang naik motor dengan pakaian basah bisa-bisa masuk angin sampe ke rumah.


Jangan lupa juga bawa jaket yang hangat ya terutama yang memiliki fitur water & windproff yang mampu tahan saat angin menerpa dan hujan gerimis kecil yang biki syahdu. Ditambah lagi jangan lupa bawa sarung tangan untuk menghangatkan tangan. Karena di gunung itu dingin loh lebih dingin dari sikap dia ke kamu, eh.


2. Sleeping Bag

Sleeping bag ini sangat penting sekali loh karena berfungsi untuk membungkus tubuh kita selama tidur untuk tetap nyaman dan hangat. Karena pada malam hari di gunung akan terasa sangat dingin loh. Bahkan di beberapa gunung seperti prau dan alun-alun suryakencana Gunung Gede Pangrango sudah sering terjani fenomena embun es dan suhu bisa drop sampai dibawah 10 drajat celcius.


sleeping bag merapi mountain - foto instagram merapimountain
Sleeping bag merapi mountain - foto instagram merapimountain

Jadi sleeping bag ini memang wajib di bawa dan merupakan perlengkapan utama pendaki gunung. Untuk jenisnya sendiri banyak sekali ya mulai dari yang double polar, model mummy, bahkan sekarang sudah ada model sleeping bag yang bisa dibuat kaya jaket dan juga ada bantalnya.


Tapi yang terpenting pakailah sleeping bag yang mempunyai zona nyaman sampai 15 drajat celcius untuk gunung-gunung di Indonesia sudah cukup kok. Tapi kalau misal cuaca lagi ekstrim mka pilihlah sleeping bag yang bisa mengcover hingga suhu 5 drajat celcius. Selain itu bahan sleeping bag juga harus diperhatikan ya. Karena ada yang berbahan doubel polar atau darkon serta bahan lainnya.


Jadi usahakan pilih sleeping bag yang nyaman dan pas di ukuran tubuh kita dan jangan pakai sleeping bag berwarna orange atau kuning tar dikira kantong mayat lagi, he he he.


3. Keril atau Tas Gunung

Keril ini memang menjadi salah satu perlengkapan wajib yang harus dimiliki oleh para pendaki gunung. Karena fusngsi utamanya yakni sebagai wadah untuk membawa perlengkapan, logistik, dan pakaian pribadi selama pendakian.


Tas keril Arei - foto instagram areioutdoorgear
Tas keril Arei - foto instagram areioutdoorgear

Keril sendiri memang bervariasi mulai dari ukuran yang kecil yakni 45L hingga yang terbesar 100L. Selain itu keril pun memiliki berbagai macam jenisnya mulai dari keril konvensional hingga sekarang ada yang namanya keril UL (ultra light) atau bahasa kerennya keril yang enteng.


Tapi ingat keril sendiri bukan seperti tas biasa ya yang sering dipakai ke sekolah atau pun ke kantor. Karena keril sendiri memang didesain sedemikian rupa dan untuk digunakan dalam aktivitas alam bebas maupun traveling. Sehingga banyak sekali fitur-fitur unik yang tak dimiliki oleh tas biasa.


Seperti sistem backpack nya yang bermacam-macam mulai dari busa biasa, jaring hingga ada yang berfitur anti gravitasi loh (ajib banget deh pokoknya). Semua sistem backpack di tas keril tersebut digunakan untuk membuat nyaman para pendaki terutama sat membawa beban berat.


Selain itu keril juga memiliki tali yang lumayan banyak dan memiliki fungsinya masing-masing seperti untuk menyesuaikan kenyamanan pengguna, menggantungkan barang bawaan seperti air mineral, matras dan sebagaianya. Ya pokoknya keril ini sangat penting untuk para pendaki gunung sehingga saran sih kaau mau beli keril langsung di coba aja terutama backpacknya. Karena keril harus nyaman dan pas di badan karena akan selalu menempel berjam-jam selama perjalanan mendaki gunung.


4. Matras

Matras ini memiliki fungsi sebagai alas ketika tidur di tenda agar tidak begitu dingin atau sebagai alas duduk saat memasak. Sehingga matras ini sangat penting untuk di bawa dan dimiliki oleh para pendaki dan biasanya sepaket sama sleeping bag.


Matras Bigadventure - foto instagram bigadventureindo
Matras Bigadventure - foto instagram bigadventureindo

Untuk jenis matras sendiri ada beberapa macam mulai dari matras biasa atau matras cacing, matras aluminium foil yang bisa jaga hangatnya tubuh pas tidur, hingga matras spon yang sering digunakan oleh para pendaki UL (Ultra Light) karena bisa dilipat-lipat selain itu beratnya pun ringan dan lumayan tebal dan empuk.


5. Sepatu Gunung/Trekking

Sepatu gunung memang diciptakan khusus untuk membuat para pendaki nyaman dalam perjalanannya menggapai pucak gunung. Oleh karena itu beberapa fitur pun disematkan mulai dari waterproff atau anti air, karet bawah  (grip) sepatu yang kuat dan bergerigi untuk segala medan, hingga bahan yang nyaman namun kuat.


Sepatu outdoor Avtech - foto instagram avtech_indonesia
Sepatu outdoor Avtech - foto instagram avtech_indonesia

Selain itu karena Sepatu Gunung ini sangat penting maka diusahakan memilih sepatu yang cocok dan pas untuk kaki kita. Jika panjang telapak kaki kita 27 cm maka pilihlah sepatu dengan ukuran insole 27,5 cm atau maksimal 28 cm. Hal ini untuk mencegah cidera karena tak ada ruang di depan jari kaki.


Karena jika ngepress banget atau bahkan kekecilan dan juga terlalu longgar atau kebesaran, maka bisa mengakibatkan cidera pada kaki terutama kuku. Makanya banyak para pendaki yang kukunya menghitam karena sepatu yang terlalu kecil atau ngepress atau bahkan kaki kita juga bisa lecet loh kan perih banget tuh kalau lecet kaya kita suka dia tapi dianya gak suka kita, eh.


6. Headlamp

Headlamp ini sangat berfungsi banget loh terutama saat kondisi sudah gelap atau malam dan berkabut tebal. Headlamp juga memang menjadi satu-satunya penerangan saat kita mendaki gunung loh selain rembulan yang bersinar cerah itu pun kalau bulannya besar dan gak berkabut.


Headlamp outdoor Everbrite - foto instagram everbrite_lighting
Headlamp outdoor Everbrite - foto instagram everbrite_lighting

Oleh karena itu headlamp ini jangan sampai ketinggalan ya untuk dibawa saat mndaki gunung. Karena di gunung belum ada tiang listrik PLN loh jadi mau gak mau kita harus membuat cahaya sendiri diantanya yakni dengan membawa headlamp ini.


Headlamp juga sangat berguna jika tengah malam kita kebelet jadi untuk mencari spot buang air kecil atau air besar saat malam hari tentu headlamp akan sangat berguna. Selain itu saat mulai summit attack juga headlamp menjadi perlengkapan utama untuk menjadi sumber cahaya yang menerangi jalur pendakian. Karena biasanya summit attack itu dimulai pada dini hari antara jam 1 hingga jam 3 pagi dengan tujuan sampai puncak sebelum mentari mulai menampakkan sinarnya.


7. Alat Makan dan Alat Mandi

Nah ini juga tak boleh dilewatkan ya alat makan dan alat mandi sendiri. Memang para pendaki itu seringnya sharing alat makan mulai dari cangkir hingga piring. Itu sih boleh-boleh saja dan gak ada masalah buat para pendaki senior, tingkat dewa maupun pendaki ganda campuran.


Alat makan pribadi - foto instagram fefe_dylan
Alat makan pribadi - foto instagram fefe_dylan

Tapi untuk para pendaki pemula apalagi anak kesehatan pasti bakalan agak jijik jika sharing alat makan begitu. Makanya disarankan untuk membawa sendiri perlengkapan makan mulai dari piring, sendok, garpu, cangkir dan kalau bisa awa dua set atau lebih ya. Siapa tau ada teman yang gak bawa atau terlupa karena buru-buru packingnya.


Nah untuk alat mandi pun disarankan bawa sendiri-sendiri ya untuk mandi pas di basecamp nih sebelum mulai mendaki atau sesudah turun gunung. Biar badan segar dan tenaga kembali setelah terkuras selama pendakian.


Selain itu biasanya air yang ada di basecamp pendakian itu sugeeeerrrrnya juara loh. Jadi bisa langsung bikin kita lebih semangat dan segar kembali. Sehingga saat berkendara untuk pulang ke rumah bisa tetap konsentrasi meskipun agak lelah uasi turun gunung.


Nah itulah 7 perlengkapan pribadi yang wajib di bawa oleh masing-masing pendaki gunung baik itu pendaki pemula, senior, tingkat dewa maupun pendaki ganda campuran yang sering bikin baper, eh. 


Jangan lupa dan jangan sampai tertinggal ya karena ditinggal itu rasanya sakit banget loh. Dan selalu lengkapi dan cek kembali perlengkapan yang akan dibawa saat mendaki gunung. Karena mendaki gunung itu membutuhkan persiapan mental dan perlengkapan serta pengetahuan yang mumpuni loh.


Ingat ya ini tuh perlengkapan pribadi wajib yang minimal banget dan yang paling wajib banget. Kalau kamu rasa ada yang kurang dari daftar diatas bisa ditambahkan di kolom komentar ya.


Salam lestari!

Jaenal Jalalludin

Blogger, Fotografer, Backpaker yang suka sekali bertualang terutama naik gunung karena selalu bikin raindu jika sudah diatas sana

6 Komentar

  1. Waaahhh, beramnfaat banget ini infonya. Aku yang gak pernah mendaki Gunung jadi sedikit banyak lebih tau apa saja yang perlu disiapkan dan apa saja yang perlu dilakukan selama pendakian

    Thanks for sharing Min

    BalasHapus
  2. Sudah belasan tahun berlalu sejak terakhir naik gunung, kok jadi nemu kosakata-kosakata yang dulu tidak saya temui (atau karena dulu naik gunungnya kurang jauh).

    Naik gunung ganda atau ganda campuran.... ihihi cocok juga istilah badminton dipakai di sini.
    Keril.. dulu sering pakai sebutan kerir (carrier).

    Inhale,,,,,jadi pengen muncak lagi, Tapi nggak yakin, apa masih kuat :D. Tanpa disertai olah fisik yang bagus, umur memang tidak bohong :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo kak muncak lagi
      Mimin juga sering ketemu sama para pendaki nafas tua yang sudah sepuh pas muncak loh
      Mereka masih semangat dan jalannya pelan tapi pasti bahkan seringnya mimin yang kesalip :D

      Hapus
  3. terakhir naik gunung ya lagi mahasiswa, kebayang kan lama banget. jadi kenang2an sih suka naik gunung. sekarang sdh banayk perlengkapannya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang makin mudah karena banyak peralatan dan gampang aksesnya
      Tapi sebanyaknya peralatan pendakian gunung masih kalah sama perlengkapan buat mendaki ke Puncak Pelaminan kak :D eh

      Hapus
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال