-->

Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

No

Home Layout Display

Posts Title Display

Yes

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
gunung semeru meletus dan pendakian ditutup - foto istagram bbtnbromotenggersemeru

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mulai hari Senin, 30 November 2020 secara resmi menutup sementara pendakian Gunung Semeru menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunug tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

"Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sementara kegiatan pendakian Gunung Semeru  secara total sejak tanggal 30 November 2020 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," ujar Plt Kepala Balai Besar Agus Budi Santoso.

Keputusan ini diambil setelah melihat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru.
Pengumuman penutupan pendakian Gunung Semeru - foto istagram bbtnbromotenggersemeru
Pengumuman penutupan pendakian Gunung Semeru - foto istagram bbtnbromotenggersemeru
"Penutupan tersebut memperhatikan perkembangan aktivitas vulkanologi Gunung Semeru berdasarkan laporan yang disampaikan Pos Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang per tanggal 28 November 2020."

"Secara visual juga teramati guguran dan lava pijar sebanyak 13 kali dengan jarak luncur sekitar 500-1000 m dari ujung lidah lava ke arah besuk kobokan (ujung lidah lava sekitar 500 meter dari puncak dengan amplitudo terekam 12 mm dan lama gempa 1.994 detik," tuturnya.

Gunung Semeru sendiri memang pada tanggal 28 November 2020 kembali memuntahkan guguran dan lava pijar untuk kedua kalinya. Pada guguran tersebut memiliki jarak luncur lebih jauh dibandingkan luncuran lava pijar sebelumnya yakni pada tanggal 27 November 2020.

Hingga saat ini status Gunung Semeru  berada pada level II atau waspada. Dan masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 kilometer dari kawah Gunung Semeru untuk lereng selatan-tenggara kawah aktif. Daerah ini merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jongring Seloko) dan juga sebagai alur luncuran awan panas yang terjadi.

Lalu bagaimana dengan nasib untuk para pendaki yang sudah booking pendakian gunung Semeru? Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri tengah menyiapkan mekanisme pergantian jadwal untuk pendaki yang terlanjur mendaftar untuk keberangkatan pada hari yang ditutup. Hal ini disampaikan pihak BBTN Bromo Tenger Semeru lewat pengumuan di Instagram resminya.

"... Bagi sahabat yang sudah terlanjur mendaftar untuk keberangkatan pada hari yang ditutup, mekanisme pergantian jadwal akan mimin sampaikan dikemudian hari sembari melihat perkembangan kondisi aktivitas Semeru. Mohon maaf jika kurang berkenan ya sahabat...."

Jadi jangan khawatir jika kamu sudah booking pendakian Gunung Semeru dan ternyata sekarang tutup karena meningkatnya aktivitas vulkaniknya. Karena kamu masih bisa mendaki Gunung Semeru setelah nanti buka kembli dan pihak BBTN Bromo Tengger Semeru melakukan perubahan jadwal pendakian.

Leave A Reply

Jelajah Lagi

[name=Jelajah Lagi] [img=https://2.bp.blogspot.com/-yy7enBa5kPk/YB9HjBmoPxI/AAAAAAAAAzQ/_igUl5NXKxs5FrIDlvdtAe_6fvo072mGACK4BGAYYCw/s997/logo%2BJelajah%2Blagi%2Bprofil.png] [description=Kami mengulas berbagai hal menarik tentang petualangan, pendakian gunung dan traveling serta perlengkapan outdoor untuk menunjang aktifitas alam bebas] (facebook=https://www.facebook.com/jelajahlagiid) (instagram=https://www.instagram.com/jelajahlagi) (youtube=https://youtube.com/playlist?list=PLZkK5GMEBP5RLpovlxFZeN4Nz_l8x_2D5)