Kabar Gembira! UNESCO Tetapkan 3 Cagar Biosfer Baru Di Indonesia, 2 Ada Di Jawa Tengah - JELAJAH LAGI - Let's Start Exploring

Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Yes

Home Layout Display

Posts Title Display

Yes

READ ON YOUR LANGUAGE

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Beautiful Coral reef near tropical island of Sulawesi, Indonesia under and above water. (c) Shutterstock

Indonesia menyimpan banyak sekali kekayaan dan keindahan alam yang begitu mempesona. Pada awal November ini UNESCO menetapkan tiga kawasan di Indonesia masuk dalam UNESCO Biosphere Reserves atau Cagar Biosfir UNESCO.

Ketiga kawasan tersebut adalah Bunaken Tangkoko Minahasa, Karimunjawa Jepara Muria, dan Merapi Merbabu Menoreh. Ketiga kawasan di Indonesia tersebut bergabung bersama 22 cagar biosfer baru lainnya dari seluruh dunia.

Hingga saat ini sudah ada 714 cagar biosfer UNESCO di 129 negara di seluruh dunia. Dan di Indonesia sendiri sebelumnya sudah tercatat telah memiliki 14 cagar biosfer UNESCO. Dengan ditetapkannya Bunaken, Karimunjawa dan Merapi Merbabu Menoreh menjadi cagar biosfer UNESCO maka Indonesia memiliki 17 cagar biosfer UNESCO.

Cagar Biosfer sendiri adalah wilayah atau kawasan yang terdiri dari daratan, perairan, dan pantai yang dipergunakan untuk menemukan kompromi antara kelestarian alam, penggunaannya dan pemanfaatannya bagi kehidupan umat manusia.

Kawasan cagar biosfer ini juga disebut sebagai "Science for Sustainibility Support sites" atau kawasan tempat menguji pendekatan berbagai bidang dalam kehidupan. Seperti sosial ekonomi, kemasyarakatan dan lingkungan. Dengan tujuan akhir untuk menemukan solusi memanfaatkan alam dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia serta pada saat bersamaan tetap menjaga kelestarian alam dari kawasan tersebut.

Sehingga Cagar biosfer UNESCO di Indonesia sendiri juga diperuntukkan untuk kawasan penelitian dan pendidikan, dengan tatap menjaga kelestarian alam kawasan yang ditetapkan menjadi cagar biosfer UNESCO.

Ternyata ketiga kawasan baru cagar biosfer UNESCO di Indonesia ini memiliki fakta-fakta menarik sehingga mampu masuk dalam daftar kawasan cagar biosfer UNESCO.

1. Bunaken Tangkoko Minahasa


Pulau Bunaken sendiri memiliki waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat kota Manado di Sulawesi Utara. Dan di pulau Bunaken sendiri terdapat Taman Nasional Bunaken yang memang memiliki keindahan terumbu karang serta ekosistem bawah laut yang beragam.
Thousand fish below boat bunaken sulawesi indonesia underwater photo (c) Shutterstock
Thousand fish below boat bunaken sulawesi indonesia underwater photo (c) Shutterstock
Karenanya di kawasan ini menjadi destinasi populer untuk snorkling atau diving. Dan di Taman Nasional Bunaken ini sendiri memiliki 20 titik penyelaman dengan berbagai kedalaman bervariasi dengan kedalaman terdalam mencapai 1.344 meter.

Taman Nasional Bunaken sendiri memang dilindungi untuk pendidikan dan penelitian sehingga untuk wisata di kawasan ini dibatasi di lima pulau saja. Yakni Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua (Manawauw), Pulau Siladen, Pulau Naen, dan Pulau Manthage serta beberapa anak pulaunya.

2. Karimunjawa Jepara Muria


Kawasan kepulauan yang masuk dalam wilayah kabupaten Jepara, Jawa Tengah ini memang memiliki kekayaan laut yang mempesona. Sehingga ditetapkan sebagai Taman Nasional Karimunjawa oleh pemerintah Indonesia.
The wonderful beach - Foto Instagram karimunjawa.journey
The wonderful beach - Foto Instagram karimunjawa.journey
Selain menjadi kawasan populer untuk snorkling dan diving, ternyata di Taman Nasional Karimunjawa ini juga terdapat beberapa fauna dan flora khas yang terdapat di kawasan ini. Tercatat Taman Nasional Karimunjawa ini menjadi habitat dari Elang Laut Dada Putih, Penyu Sisik dan Penyu Hijau.

Tak hanya itu Karimunjawa pun memiliki flora khas berupa Pohon Dewadaru atau Nagasari yang memiliki nama latin Mesua ferrea L. Pohon khas ini merupakan sejenis pohon manggis-manggisan yang kayunya memiliki nilai ekonomi yang tinggi loh.

3. Merapi Merbabu Menoreh


Siapa yang tak kenl dengan gunung Merapi yang sempat erupsi hebat pada tahun 2010 silam yang menewaskan salah satu juru kunci gunung Merapi saat itu yakni Mbah Maridjan. Dan ternyata kawasan Gunung Merapi bersama Gunug Merbabu dan wilayah perbukitan Pegunungan Menoreh masuk dalam daftar cagar Biosfer UNESCO.
Gunung Merapi Merbabu - Foto instagram halamanjogja
Gunung Merapi Merbabu - Foto instagram halamanjogja
Dimana Gunung Merapi dan Merbabu memang sudah ditetapkan menjadi Taman Nasional sementara Pegunungan Menoreh masih terus dikembangkan menjadi destinasi wisata alam baru yang tak kalah mempesona.

Ternyata ada fakta unik tentang kawasan tiga gunung yang terdapat di kawasan Jawa Tengah ini. Dimana ketiganya terdapat di kawasan Dataran Kedu yang memiliki arti penting dalam sejarah peradaban Jawa.

Jika menyambangi Dataran Kedu ini maka kamu akan bisa menikmati pemandangan gunung Merapi dan Gunung Merbabu di sebelah timur. Sementara Pegunungan Menoreh membentang di sisi selatan.

Nah itulah dia tiga kawasan baru di Indonesia yang baru saja ditetapkan sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO. Semoga dengan penetapan ini maka kelestarian tiga kawasan tersebut semakin terjaga dan juga perekonomian masyarakat disekitarnya menjadi lebih meningkat.
Leave A Reply

Jelajah Lagi

[name=Jelajah Lagi]' [img=https://2.bp.blogspot.com/-yy7enBa5kPk/YB9HjBmoPxI/AAAAAAAAAzQ/_igUl5NXKxs5FrIDlvdtAe_6fvo072mGACK4BGAYYCw/s997/logo%2BJelajah%2Blagi%2Bprofil.png] [description=Kami mengulas berbagai hal menarik tentang petualangan, pendakian gunung dan traveling serta perlengkapan outdoor untuk menunjang aktifitas alam bebas](facebook=https://www.facebook.com/jelajahlagiid)(instagram=https://www.youtube.com/channel/UC7AkelMiZQqAi-0XlO_r4HA)